Kajian Malam Keempat Ramadhan Bersama Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA tentang Penyakit bathin : Banyak Makan
Kajian Malam Keempat Ramadhan Bersama Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA tentang Penyakit Bathin : Banyak Makan
Dayah Raudhatul Qur'an
Ramadhan ke-4
20 | Mei | 2018 M / 04 | Ramadhan | 1439 H
📖 Kalam Hikmah:
Rasulullah shallallahi ‘alaihi wa sallam bersabda,
« مَا مَلأَ آدَمِىٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلاَتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لاَ مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ ».
Artinya:
“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), jika tidak bisa demikian, maka hendaklah dia memenuhi sepertiga lambungnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk nafas." (HR. At-Tirmidzi)
Kenapa banyak makan dikategorikan sebagai penyakit bathin? Jawaban Nabi di atas jelas bahwasanya orang yang banyak makan atau orang yang memenuhi perutnya dengan makanan maka tidak ada lagi kejahatan yang melebihi perbuatan memenuhi perut dengan makanan tersebut.
Maka sangat jelas dari hadits di atas banyak makan merupakan sebuah kejahatan yang wajib dihindari oleh manusia. Agama mengajarkan kita untuk makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang.
Baca juga : Kajian Malam Kedua Ramadhan
Dalam banyak riwayat dikatakan bahwa Nabi pernah mengikat pinggangnya dengan batu ketika perut sudah sangat lapar, ini jelas menandakan bahwa Nabi bukan orang yg selalu dalam keadaan kenyang.
Dikatakan kenyang atau banyak makan merupakan sebuah kejahatan adalah karena akibat yg ditimbulkan dg kenyang adalah putusnya hubungan dg Allah. Putus hubungan dengan Allah adalah sebuah kejahatan yg sangat berat dan fatal. Dan salah satu rahasia orang lapar adalah cerdas.
Maka agama mengajarkan bulan ramadhan dengan puasa, puasa Senin-Kamis, puasa hari putih, puasa Nabi Daud, puasa bulan Muharram itu semua dalam rangka mengasah kecerdasan otak.
لكل شيئ باب وباب العبادة الصوم
"Segala sesuatu ada pintu, dan pintu ibadah adalah puasa."
Apa makna pintu ibadah adalah puasa yaitu lapar. Maka ibadah dalam keadaan kenyang terasa berat, Bekerja dalam keadaan kenyang juga berat. Begitu juga rahasia kemenangan dalam perperangan pada masa Rasul adalah ketika lapar bukan kenyang.
Maka demikianlah agama mengajarkan umat Islam untuk tidak banyak makan.
Wallahu 'Alam
Baca juga : Kajian Malam Ketiga Ramdhan
Kajian Malam Keempat Ramadhan Bersama Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA tentang Penyakit bathin : Banyak Makan
Reviewed by RQ Center
on
7:25:00 PM
Rating:
Reviewed by RQ Center
on
7:25:00 PM
Rating:

Tidak ada komentar: